AWAL PENDIRIAN
Namanya adalah Fichel Leviano, ia kini adalah founder sekaligus CEO Daehyeon Hangugo. Ia pertama kali mengenal Korea Selatan ketika duduk dibangku SMA, film yang pertama kali ia lihat berjudul A Day dan Tunnel, pada saat itu ia sama sekali belum berpikir untuk mengenal bahasa korea. Rasa kagumnya terhadap perfilman korea selatan membuat ia candu untuk melihat karya-karya film lainnya, ia terus mencari dan mencari Film-film baru untuk dilihat. Pada akhirnya ia melihat drama berjudul Descendent Of The Sun, kebetulan ia sangat menyukai genre Action, Politic, Crime, Lawyer, Police, dan sejenisnya, sehingga Drama tersebut sangat cocok dengan dirinya.
Namun tanpa ia sadari bahwa yang dilihatnya bukanlah sebuah film, namun Drama. Awalnya ia tidak ada niat untuk melihat drama korea, namun karena jalan cerita drama tersebut begitu sesuai dengan hatinya, dan pada akhirnya ia jatuh cinta untuk pertama kalinya pada Korea. 3 tahun berselang lamanya setelah kisah cinta pertamanya tersebut, ia tetap masih menyukai Film maupun Drama Korea selatan. Suatu hari tiba-tiba terbesit di pikirannya untuk mempelajari bahasa korea dan memang pada sebelumnya ia sudah pernah mempelajari bahasa lain.
Di awal waktu belajarnya, ia langsung menyukai bahasa korea, dengan tekat yang kuat tanpa didampingi oleh siapapun dan hanya berbekal laman dan video di situs online ia belajar. Namun ternyata belajar bahasa korea itu bukanlah perkara mudah, selain membutuhkan motivasi yang kuat namun juga membutuhkan waktu, pikiran serta tenaga. Sudah 4 tahun lamanya ia belajar terhitung sejak pertama kali mengenal Korea Selatan, ia berniat untuk mendirikan komunitas bersama teman-temannya yang memiliki kegemaran yang sama. Nama Komunitas itu ia beri 'Korea Language Community Kabupaten Pelalawan'(KLC Pelalawan), bersama temannya ia membuka ekstrakulikuler bahasa korea di sekolahnya dan sekaligus menjadi esktrakulikuler bahasa korea pertama di kabupatennya. Ia sangat paham bahwa mempelajari sesuatu tanpa guru ataupun pembimbing sangatlah sulit, untuk itu ia memiliki niat dengan dibentuknya kursus ini, dapat membantu para pelajar disekolahnya untuk belajar. Seiring berjalannya Kursus tersebut, anggota komunitas tersebut kian banyak.
Kini ia tak lagi sendiri, dan muncullah ambisinya untuk membantu lebih banyak orang. Setelah suksesnya KLC Pelalawan membuka kursus luring, ia mempunyai ambisi besar untuk membantu lebih banyak orang melalui daring. Setelah kerja keras yang panjang, ia membentuk Lembaga Kursus Daehyeon Hangugo, nama tersebut ia beri sesuai dengan nama pendirinya Park Dae Hyeon yang berarti Beribawa dan Terhormat. Berbekal pengalaman belajarnya dahulu serta kurikulum yang ia kembangkan selama ini, dirinya yakin bahwa Daehyeon Hangugo dapat berdiri sejajarh dengan Lembaga-lembaga kursus profesional lainnya.


